Dampak dari memberi…

Firman Tuhan ** Jangan sesat ! Allah tidak membiarkan diri – Nya
dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga
yang dituainya.**

Kisah ini bercerita tentang seorang pria dan wanita yang memberi sumbangan yang cukup besar jumlahnya pada gereja demi mengenang anak mereka yang meninggal dalam perang. Saat pengumuman diberikan kepada jemaat tentang sumbangan yang besar tersebut, seorang wanita berbisik kepada suaminya,”Mari kita berikan jumlah yang sama untuk menghormati setiap anak laki-laki kita.”

Suaminya menjawab,”Apa maksudmu? Tak seorang pun anak kita yang meninggal dalam perang.”
“Tepat,” jawab wanita tadi,”Mari kita memberi sebagai ucapan syukur kepada Tuhan karena telah menyelamatkan hidup mereka !”

Apa yang kita berikan untuk amal selama hidup kita menghasilkan keuntungan bagi tiga hal: (1) Membantu mereka yang membutuhkan,
(2) Memberi inspirasi kepada orang lain untuk
memberi,
(3) Membentuk karakter diri pemberinya —
ditandai dengan ketidakegoisan dan kurang
-nya kecenderungan materialistis, lebih
murah hati dan lebih sadar untuk
memperhatikan orang lain.

Camkanlah bahwa saat memberi, kita memberi terutama kepada manusia, walaupun tampaknya pemberian itu ditujukan kepada sebuah institusi atau organisasi. Gereja dan badan amal lain dibentuk oleh manusia. Pemberian Anda membawa terang bagi hidup orang lain dan itu akan kembali kepada diri Anda sendiri.
— @@@ —

@ MEREKA YANG MEMBAWA SINAR MATAHARI KE DALAM HIDUP ORANG
LAIN TIDAK DAPAT MENYEMBUNYIKAN SINAR ITU DARI DIRINYA
SENDIRI @.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: