Tak terbatas

Firman Tuhan ** Kel 4:10 **

Lalu kata musa kepada Tuhan: Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah.”

Ucok Baba tidak mengindahkan keterbatasan fisiknya untuk meraih mimpinya di jakarta. Tubuhnya yang cebol dan pandangan sinis masyarakat tidak memadam semangatnya.
Pelawak yang sempat mengalami masa-masa berat hingga harus tidur di lapak pasar itu, kini menjadi salah satu selebriti indonesia.
Ia membuktikan bahwa kemauan mengatasi setiap kelemahan adalah kunci utama kesuksesan.

Ketika Musa dipanggil Tuhan untuk memimpin bangsa Israel menuju Tanah perjanjian, ia merasa tidak layak karena fisik berbicara. Demikian juga dengan Yesaya, ia merasa tidak layak karena diam diantara bangsa-bangsa najis bibir. Namun, mereka tidak menyerah dengan keadaan, dan berusaha mengalahkan keterbatasannya. Di tengah keterbatasan mereka, Tuhan membentuk mareka menjadi pribadi berkualitas yang memberkati banyak orang.
Orang yang ingin sukses dalam hidupnya, keterbatasan selalu dapat diatasi dengan kerja keras.
Albert Einstein mengatakan,”Kesuksesan terdiri dari 99 persen kerja keras dan 1 persen bakat.”

Bekerja keraslah dan jangan pernah menyerah dengan kelemahan. Jika orang lain mampu, kita juga harus punya keyakinan bahwa kita juga mampu untuk itu. Jika saat ini, karya kita belum menampakkan hasil anggaplah bahwa Tuhan masih mempersiapkan mental kita agar siap mengalaminya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: