Istana Bantah Bedakan Obama-Presiden Austria

VIVAnews — Selasa 9 Agustus 2010 kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima dua tamu kehormatan sekaligus, Presiden Austria, Heinz Fischer dan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.

Tampak penyambutan Fischer tak seheboh persiapan menerima kedatangan Obama. Namun, pihak Istana mengatakan, standar yang diberikan kepada keduanya tak berbeda.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, pengamanan lebih ketat yang diberikan kepada Presiden Obama dilakukan atas permintaan Amerika Serikat.

Kata dia, sebagai tamu, AS berhak meminta pengamanan sesuai kondisi negara yang bersangkutan.

“Bukan kami yang menangani pengamanan. Kami menangani protokolernya,” kata Marty di Istana Negara usai makan siang kenegaraan Presiden SBY dengan Presiden Fischer, Rabu 10 November 2010.

Hal senada diungkapkan Juru Bicara Kepresidenan bidang Luar Negeri, Teuku Faizasyah. Menurut Faizasyah, standar protokoler yang diberikan kepada Presiden Obama dan Presiden Fischer tak berbeda.

“Siapa yang mengesankan berbeda? Dalam pemahaman kami keduanya mendapatkan treatment yang sama,” kata Faizasyah.

Faizasyah lalu mengatakan Presiden Fischer mengungkapkan rasa nyamannya saat berada di Indonesia. Hal ini diungkapkan Fischer saat makan siang kenegaraan siang tadi. Ia tak merasa tersisihkan dengan kedatangan Obama.

Beda perlakuan terhadap dua pemimpin negara salah satunya bisa dilihat saat kunjungan mereka ke Masjid Istiqlal.

Saat Obama dan Istri, Michelle berkunjung, pengamanan super ketat diberlakukan. Anggota masyarakat, termasuk sebagian wartawan, tidak diperkenankan masuk ke kompleks masjid. Harus di luar pintu gerbang.

Sementara, suasana tegang nyaris tidak terasa saat Presiden Austria datang. Heinz jalan kaki menyeberang jalan dari Gereja Katedral yang terletak di depan Masjid Istiqlal. Ia didampingi oleh para pemimpin gereja.

Wartawan yang ketika Obama datang dilarang masuk ke Istiqlal, diperkenankan masuk sampai ke pintu masjid. Sedangkan wartawan yang memiliki kartu pers Istana, diperkenankan sampai ke dalam masjid.

Sumber : http://id.news.yahoo.com/viva/20101110/tpl-istana-bantah-bedakan-obama-presiden-fa55e98.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: